Thailand Bangun Jalur Darat Rp 533 Triliun, Saingi Selat Malaka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Thailand membangun jalur darat baru sepanjang 90 km menghubungkan pelabuhan Chumphon (Samudra Hindia) dan Ranong (Laut Andaman) dengan biaya Rp 533 triliun. Proyek ini menjadi alternatif logistik menjelang ketegangan di Selat Hormuz, dapat mengurangi transit hingga 14 hari serta biaya logistik 30%. Jalur kereta api standar dengan kapasitas 20 juta TEU/tahun akan terhubung jaringan kereta api nasional. Proyek tidak menggantikan Selat Malaka, namun menargetkan kargo pengumpan kapasitas 12.000 TEU. Meski ambisius, proyek masih dipertanyakan karena ekonomi tidak jelas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 17.15
Pembangunan Infrastruktur Papua Dimatangkan AHY, Konektivitas Jadi Prioritas Utama
Berita terkait
China Buka Kanal 134 Km, Pangkas Jalur Dagang ke Asia Tenggara
Detik.com · 18 September 2026 pukul 15.10
Infrastruktur Penyeberangan Buruk, ASLI Sebut Target Zero ODOL 2027 Mustahil
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 17.02
Bisakah Jalur Darat Mengimbangi Dampak Blokade Laut terhadap Iran?
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.47
Jalan Tol Terintegrasi Bisa Pangkas Biaya Logistik
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 11.10