The Fed Naikkan Bunga, Bitcoin Ngegas ke US$76.000! Indodax Minta Investor Cermati 4 Faktor Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bitcoin naik ke US$76.000 setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,75%-4% pada FOMC 15-16 September 2026. Kenaikan ini menjadi yang pertama sejak 2023, namun pasar telah banyak memantik dampaknya sebelum keputusan diumumkan. Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menjelaskan reaksi Bitcoin tidak selalu langsung terkait kebijakan moneter karena dipengaruhi ekspektasi, arus dana, sentimen, serta perkembangan industri kripto. Proyeksi terbaru menunjukkan mayoritas pejabat Fed masih berharap kenaikan suku bunga lanjutan hingga akhir 2026, dengan inflasi 2026 diproyeksikan naik menjadi 3,7% dan pertumbuhan ekonomi 2,3%. Indodax menekankan investor perlu mempertimbangkan faktor likuiditas, arus dana institusional, sentimen pasar, serta regulasi dalam menilai pasar kripto.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.28
Suku Bunga The Fed Naik, Pemerintah Siapkan Diversifikasi Utang
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.35
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.38
Harga Bitcoin Naik Jadi 1,35 Miliar Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.10
Donald Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga ke Level 1 Persen
Berita terkait
Bitcoin ebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bitcoin Rebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bitcoin Jatuh ke US$76.723, Minyak dan The Fed Jadi Biang Kerok
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.35
Bitcoin Tembus US$80.802, Harapan Suku Bunga Fed Jadi Bahan Bakar
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 13.30