Bitcoin Tembus US$80.802, Harapan Suku Bunga Fed Jadi Bahan Bakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bitcoin (BTC) naik 3,52% dalam 24 jam pada Jumat (4/9/2026) pagi hingga mencapai US$80.802 atau Rp1,42 miliar per koin. Kapitalisasi pasar BTC mencapai Rp28,57 kuadriliun dengan volume transaksi Rp721,83 miliar. Dalam 30 hari, harga BTC menguat 25,51%. Lonjakan terjadi di tengah penurunan imbal hasil obligasi AS 10 tahun menjadi 4,772% dan 2 tahun menjadi 4,340%. Gubernur Fed Christopher Waller menyatakan dukungan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Presiden DeFi Technologies Andrew Forson menyebut lonjakan BTC lebih dari akibat likuiditas. Aksi pembelian Strategy dan harapan regulasi AS juga mendukung harga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 16.24
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Diterpa Angin Segar The Fed
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Jumat Sore
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 12.00
Rupiah Menguat ke 17.628, Pernyataan The Fed Jadi Angin Segar
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 09.36
Rupiah menguat seiring pernyataan "dovish" pejabat The Fed
Berita terkait
Harga Emas Global Turun, Ini Penyebabnya
kumparan · 2 September 2026 pukul 10.54
Harga Bitcoin Terbang 22% Dalam Sepekan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 21.30
Tekanan Obligasi Mereda, Pasar Global Menguat di Tengah Utang AS 40 Triliun Dolar
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 07.45
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05