Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tiket Pesawat Terbang Meroket 26,5 Persen, Penumpang Pasrah Bayar Mahal

Harga tiket penerbangan di Amerika Serikat melonjak 26,5% pada Juli 2026 dibanding tahun sebelumnya. Maskapai melaporkan permintaan tetap meski harga tinggi. Southwest Airlines mencatat harga rata-rata tiket satu arah US$225,61 di kuartal kedua 2026, naik dari US$186,65 periode sama 2025. United Airlines memproyeksikan biaya bahan bakar membengkak hingga US$6 miliar, melampaui estimasi awal. American Airlines mencatatkan lonjakan biaya lebih dari 50% dibanding 2025.

Kenaikan dipicu harga bahan bakar jet yang masih 50% lebih tinggi dibanding 28 Februari 2025, saat AS dan Israel menyerang Iran. United rugi US$575 juta dari kenaikan bahan bakar Juli, memangkas laba US$1,12 per saham. Southwest menyewa kapal kargo lewat Terusan Panama untuk impor 12 juta galon bahan bakar—pengiriman laut antar-wilayah pertama dalam sejarah maskapai AS. Empat maskapai besar (American, Delta, United, Southwest) kini kuasai 82,1% kursi penerbangan AS, naik dari 80,7% tahun lalu, dipercepat bangkrutnya Spirit Airlines.

Frontier Airlines, kini LCC terbesar AS, catatkan pendapatan tiket rata-rata US$63,04 di kuartal kedua vs US$40,94 tahun lalu. Frontier rencana tambah kapasitas 18%. JetBlue proyeksikan pendapatan unit naik 16,5%. Frontier, JetBlue, dan Allegiant rencana luncurkan kursi kelas pertama. Data Bernstein tunjukkan pemeriksaan penumpang turun 0,5% per 24 Juli, tanda toleransi konsumen mulai ambang batas.

Berita terkait