Tiru Kesuksesan B50 Setop Impor Solar, Prabowo Minta Bahlil Siapkan Pengembangan E50
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408225/original/087800200_1762766239-Menteri_ESDM_Bahlil_Lahadalia-4.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengembangkan BBM campuran bioetanol 50% (E50). Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor BBM nasional, berkaca pada keberhasilan program B50 yang berhasil menghentikan impor solar CN 48 melalui campuran minyak sawit (FAME).
Sebagai tahap awal, pemerintah menargetkan implementasi E20 dalam dua tahun ke depan. Untuk mendukung produksi bioetanol dalam negeri, Menteri Pertanian diminta menyiapkan lahan seluas 2 juta hektare yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Papua. Saat ini, Indonesia telah memiliki E5 (Pertamina Green 95) dan merencanakan mandatori E10 pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.00
Prabowo Minta Bahlil Garap BBM Campur Etanol E50
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.06
Prabowo Minta Bahlil Siapkan Peta Jalan BBM Campuran Bioetanol 50%
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.52
Bahlil Pastikan Antrean BBM di SPBU Makassar Sudah Terurai
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.20
Prabowo Rapat Paripurna dengan Anggota DEN, Apa yang Dibahas?
Berita terkait
Mandatori Bioetanol E20 dalam 2 Tahun, Lahan Dua Juta Ha Disiapkan
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 07.40
BBM Bensin Campur Etanol 20% (E20) Ditargetkan Jalan 2028
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.45
Bensin Campur Etanol 20% Ditargetkan Jalan 2028
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.46
RI Mau Terapkan Mandatori BBM Tebu Bioetanol, Ini PR Besarnya
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.20