TOD MRT: Mencari Kembali Waktu dan Kualitas Hidup yang Hilang di Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jakarta menghadapi masalah mobilitas parah karena perkembangan kota yang berpihak pada kendaraan pribadi. Rata-rata pekerja menghabiskan 1,5-2 jam sehari untuk commuting, menghabiskan kualitas hidup. PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) menawarkan solusi melalui Transit Oriented Development (TOD) dengan radius 800 meter dari stasiun MRT. Sejak 2020, ITJ telah mengembangkan lima proyek TOD utama seperti Bundaran HI, Dukuh Atas, dan Senayan. Konsep TOD menggabungkan hunian, kantor, dan komersial untuk mengurangi jarak tempuh dan meningkatkan konektivitas. ITJ menjadi satu-satunya pengembang properti fokus TOD di Indonesia, tidak mengandalkan APBD.
Bagikan
Berita terkait
Menantang Arus dan Terowongan MRT, Wujudkan Pedestrian Deck Dukuh Atas
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 09.21
Extended Concourse: Membawa Wajah Baru TOD ke Bawah Bundaran HI
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Pengguna Diproyeksi Tembus 17.000 Orang, MRT Bangun Extended Concourse Bundaran HI
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 20.30
KPR 40 Tahun Jadi Opsi Beli Hunian di Jakarta
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.35