Tok, Suku Bunga Jepang Naik ke Posisi Tertinggi dalam 31 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351710/original/071499200_1789711815-Kantor_Bank_of_Japan.jpg)
Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga acuan ke 1,25% pada 18 September 2026, level tertinggi dalam 31 tahun. Kenaikan ini menggantikan 1% sebelumnya dan menjadi sinyal bahwa BOJ masih membuka ruang untuk kenaikan biaya tambahan. Meski demikian, yen melemah menjadi 156,91 per US$ setelah pengumuman, seiring investor menilai panduan BOJ belum cukup hawkish. Dalam rapat kebijakan, dua anggota dewan (Toichiro Asada dan Ayano Sato) menyampaikan pendapat dovish, sekaligus menyatakan kenaikan suku bunga perlu dilakukan secara lebih hati-hati. Kenaikan suku bunga pertama dalam tiga bulan ini menandakan penarikan kebijakan moneter Jepang dari era suku bunga ultra-rendah selama beberapa dekade. BOJ menyatakan ekonomi dan harga bergerak sesuai proyeksi, namun menyiapkan risiko inflasi yang dapat menyimpang dari target 2%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 08.16
Gempa Moneter Ancam Asia, Bank Sentral Jepang Siap Naikkan Suku Bunga Tertinggi dalam 31 Tahun
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.15
Susul The Fed, Bank Sentral Jepang Bersiap Naikkan Suku Bunga
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.40
Ramai-Ramai Bos Perusahaan Jepang Beri Warning, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.55
Trump Geram! Perintahkan The Fed Segera Turun Suku Bunga AS ke 1%
Berita terkait
The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Sinyal Kenaikan Masih Menguat
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.41
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Masih Berpeluang Naik Lagi!
Detik.com · 17 September 2026 pukul 07.44
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Tahun Ini Belum Selesai
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 05.36
Yen Terpuruk, Jepang Gelontorkan Rp 1.713 Triliun untuk Menahan Kejatuhan
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 09.09