Top 3: Dulu Jual Kain Sisa Tentara, Kini Punya Harta Rp 62 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352224/original/008440800_1789740929-ChatGPT_Image_Sep_18__2026__09_14_56_PM.jpg)
Mikkel Vestergaard Frandsen, pengusaha asal Denmark, berhasil mentransformasi bisnis konveksi keluarganya yang berdiri sejak 1957 menjadi perusahaan kemanusiaan dengan aset mencapai Rp 62 triliun. Awalnya, bisnis keluarga fokus pada manufaktur seragam dan penjualan kain sisa tentara untuk selimut bantuan bencana.
Terinspirasi dari pengalamannya di Nigeria, Mikkel mengalihkan fokus perusahaan ke penelitian sains dan teknologi material untuk alat kesehatan masyarakat. Inovasi terbesarnya adalah LifeStraw, sedotan filtrasi air portabel yang mampu menyaring bakteri dan parasit tanpa listrik atau bahan kimia, yang bertujuan menyelamatkan jutaan nyawa di negara berkembang.
Bagikan
Berita terkait
Laporan BISA 2026: Inovasi Perusahaan AS di RI Tembus US$ 24,8 Miliar
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 19.31
Inovasi Jadi Penggerak Bisnis Berkelanjutan
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.47
Cuma Garuk Punggung, Pria Ini Cuan Rp 220 Juta Sebulan
Detik.com · 9 September 2026 pukul 11.35
Dari Hype ke Dampak Nyata, DANA Soroti Implementasi AI Bagi Bisnis dan Talenta
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 18.17