Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Top 3: Rupiah Kembali Perkasa

Rupiah menguat 87 poin atau 0,49 persen menjadi Rp 17.810 per dolar AS pada perdagangan Senin (10/8/2026), didukung cadangan devisa Indonesia yang tinggi sebesar US$ 145,3 miliar pada Juli 2026. Penguatan ini juga dimicu pelemahan indeks dolar AS setelah data tenaga kerja AS yang lemah. Analis ICDX Muhammad Amru Syifa memperkirakan rupiah masih berpeluang menguat terbatas di kisaran Rp 17.750-Rp 17.900 per dolar AS. Nilai tukar ini menjadi salah satu artikel paling dibaca di kanal bisnis Liputan6.com.

Presiden Prabowo Subianto mengirimkan tiga Surat Presiden (Surpres) kepada DPR terkait penunjapan calon Gubernur Bank Indonesia, Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan calon duta besar untuk negara-negara sahabat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa ketiga Surpres tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kebutuhan investasi Indonesia pada 2027 diperkirakan mencapai Rp 8.705 triliun, dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya mampu membiayai sekitar Rp 459 triliun. Sisa kebutuhan akan ditopang oleh pembiayaan swasta dan kontribusi BUMN termasuk Danantara yang diproyeksikan sebesar Rp 330 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait