BI Proyeksikan Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil Di Tengah Dinamika Pasar Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan tetap stabil meski pasar keuangan global mengalami ketidakpastian tinggi. Untuk mencapai hal ini, BI mengoptimalkan berbagai instrumen moneter guna memperkuat stabilitas nilai tukar dan mempercepat pendalaman pasar uang serta valas.
Strategi utama BI meliputi perluasan insentif untuk meningkatkan aliran investasi portofolio asing. Insentif pengurangan premi bagi swap jual/beli lindung nilai kini diperluas, tidak hanya untuk transaksi portofolio inflow, tetapi juga mencakup pinjaman luar negeri oleh bank dan foreign direct investment. Kebijakan ini terbukti efektif mendorong penguatan rupiah pada Agustus hingga pertengahan September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 18.35
Tahan BI Rate 5,75%, BI Fokus Pacu Pertumbuhan Ekonomi
kumparan · 23 September 2026 pukul 17.02
BI Perbesar Insentif Hedging hingga 30 Persen untuk Stabilkan Rupiah
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.31
Rupiah Lesu ke Level Rp17.818 per Dolar AS Sore Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.07
Rupiah Ditutup Koreksi 0,51%, Dolar AS Naik ke Posisi Rp17.885
Berita terkait
Rupiah Menguat Jadi Rp 17.715 per Dolar AS, Gubernur BI Destry Damayanti Beberkan Strategi Utama
JawaPos · 1 September 2026 pukul 20.15
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran tensi geopolitik
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 15.58
Yield SUN Naik Jadi Penyangga Rupiah di Tengah Tekanan Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.21
Rupiah Perkasa ke Rp17.679 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.24