Tren Kenaikan Harga Beras Berlanjut, 155 Daerah Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852283/original/090153000_1640770561-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-5.jpg)
Harga beras di Indonesia terus naik selama lima pekan berturut-turut hingga akhir Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat beras medium rata-rata Rp 14.489/kg (naik dari Rp 14.417/kg di Juni) dan beras premium Rp 16.330/kg (naik dari Rp 16.245/kg). Kenaikan ini berlangsung konsisten sejak Februari, dengan laju 0,50% untuk medium dan 0,52% untuk premium per pekan terakhir Juli.", "tags": ["harga beras", "inflasi", "bps", "pangan", "ekonomi"]}
"Daerah terdampak juga meluas dari 152 menjadi 155 kabupaten/kota. Kota Langsa mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras tertinggi nasional sebesar 6,23%. Beberapa wilayah lain seperti Tambrauw, Sarmi, dan Kaur mengalami lonjakan IPH di kisaran 5%, sementara Aceh Barat Daya, Maluku Barat Daya, dan Serdang Bedagai di rentang 4%-5%.
Bagikan
Berita terkait
Menteri PU Ungkap Kondisi Jembatan di NTT Usai Terkena Gempa M 7,7
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 21.45
Bos SK Group Ajukan Banding Terkait Bayar Perceraian Rp 11,8 Triliun Pakai Tunai
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 21.33
SBY Nilai Arah Ekonomi Prabowo Makin Jelas, Target Pertumbuhan 6% Dinilai Ambisius
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.33
995 Gempa Susulan Hantam NTT, tapi Hanya 46 yang Terasa
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.30