Trump Dilaporkan Pertimbangkan Tarif Besar-besaran untuk Chips
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat dilaporkan sedang menimbang rencana mengenakan tarif besar-besaran terhadap produk semikonduktor, termasuk berbagai barang elektronik yang menggunakan chip seperti laptop, konsol game, dan server pusat data. Langkah ini bertentangan dengan upaya AS untuk mendominasi pasar kecerdasan buatan (AI), sekaliguna dengan peringatan dari sektor teknologi bahwa kenaikan biaya dapat menghambat inovasi dan produktivitas. Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mendukung model di mana tarif dapat dikaitkan dengan insentif bagi perusahaan asing untuk berinvestasi dalam produksi chip di dalam negeri. Pemerintah juga sedang mempertimbangkan pelaksanaan bertahap atas kebijakan ini, namun kerangka yang ada masih berada dalam tahap diskusi dan berpotensi mengalami revisi signifikan dalam waktu dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.05
Bank Diminta Waspada Hadapi Petaka, Korban Sudah Berjatuhan
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 20.48
Menko Airlangga: AI dan Digital Twin Kunci Ekonomi Indonesia 2025
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
AI Bisa Bikin Ekonomi Dunia Tambah US$15,7 Triliun, RI Kebagian Apa?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 12.17
Kanada Pukul Balik Trump, Patok Bea Masuk 50% untuk Produk AS!
Berita terkait
Menkeu AS Sebut Trump Minta Pemimpin Negara Lain Isolasi Iran Secara Ekonomi
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 04.32
Elon Musk Buka-bukaan Soal Muslim, Trump, dan Ketakutan Terbesar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 08.50
Negara Ini Tak Gentar Lawan AS, Fatwa Dagang Trump Dihajar Balik
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 22.00
Kanada Hentikan Negosiasi Dagang, Trump Kembali Menyerang
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.10