Menkeu AS Sebut Trump Minta Pemimpin Negara Lain Isolasi Iran Secara Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Presiden Donald Trump telah menghubungi para pemimpin negara yang bekerja sama dengan AS, meminta mereka untuk mengisolasi Iran secara ekonomi. Bessent menolak menyebutkan negara spesifik yang terlibat, namun menegaskan bahwa Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri AS akan mengikuti up ini melalui kunjungan dan panggilan resmi. Ia memperingatkan bahwa jika negara-negara tidak merespons, konsekuensi sanksi finansial akan diterapkan. Bessent juga menyatakan tidak ada batas waktu spesifik, namun AS tidak memiliki kesabaran yang tanpa batas. Ia mengancam akan mengekstrak kelompok atau entitas yang membantu Iran melakukan pencucian uang dari sistem keuangan AS, dengan menyatakan bahwa entitas yang memfasilitasi transaksi terkait minyak Iran berisiko dikeluarkan dari sistem dolar AS. Bessent menambahkan bahwa pendekatan terbaik adalah melalui diplomasi, namun tidak ada seorang pun yang berada di luar jangkauan sanksi AS. Ia juga memperkirakan adanya pengumuman besar terkait sanksi yang menargetkan sebuah lembaga keuangan tertentu pada akhir pekan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 06.15
Ekonomi Dunia Bisa Gawat! AS Mau Bikin Ulah Lagi, Iran Balik Mengancam
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 05.00
Sanksi Berulang AS Terhadap Iran Tidak akan Membuahkan Hasil
Berita terkait
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Tingkatkan Tekanan, AS Deklarasikan 'Economic D-Day' terhadap Iran
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.45
Menlu Iran Balas Ancaman Ekonomi Trump: Kebijakan Gagal, AS Akan Kalah
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.55
Trump: Negara yang Bantu Iran Bakal Hadapi Konsekuensi Ekonomi Berat
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.50