Trump Masih Percaya Ketua The Fed, tapi Minta Suku Bunga Turun ke 1%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6686820/original/025835300_1779508330-AP26142586623463.jpg)
Presiden AS Donald Trump menyatakan masih percaya pada Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh setelah Fed naikkan suku bunga acuan 25 basis poin ke 3,75%-4%, kenaikan pertama sejak 2023. Meski begitu, Trump menuntut Fed memangkas suku bunga hingga 1% atau lebih rendah, mengklaim ekonomi AS sedang 'BOOMING' dan suku bunga seharusnya rendah karena AS adalah 'kredit terbaik di dunia'. Trump mengkritik dewan Fed sebagai 'sulit' dan 'politis', menuding mereka naikkan suku bunga untuk menghukumnya, meski secara eksplisit tidak menyebut Warsh sebagai penanggung jawab keputusan. Fed menyatakan inflasi masih tinggi dan mayoritas pejabat memproyeksikan kenaikan suku bunga berikutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.10
Donald Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga ke Level 1 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.05
Kurs Rupiah Dibuka Melemah AS Usai The Fed AS Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bitcoin ebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.01
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% akibat Inflasi Perang Iran
Berita terkait
Jelang Rapat The Fed, Trump: AS Harus Punya Suku Bunga Terendah di Dunia
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 18.05
Trump Ancam Setop Perdagangan jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 19.10
Trump ancam hentikan perdagangan jika The Fed tak pangkas suku bunga
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 14.40
Jujur Janggal! Trump Yakin Ekonomi AS Tembus 20%
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 09.00