PM Islandia berang Trump bergurau soal kedaulatan negaranya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Perdana Menteri Islandia Kristrun Frostadottir mengecam keras kiriman media sosial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperlihatkan peta wilayah yang mencakup Islandia sebagai bagian dari AS. Dalam konferensi pers, Frostadottir menyatakan bahwa gurauan Trump tentang kedaulatan negara sangat tidak pantas dan menghina, terutama di era di mana kedaulatan negara tidak boleh dianggap remeh. Peta yang diposting Trump menampilkan wilayah AS, Kanada, Greenland, Islandia, Meksiko, dan kawasan Amerika Tengah serta Karibia, semuanya diselimuti corak bendera AS dengan tulisan 'Amerika Serikat'. Kementerian Luar Negeri Islandia telah merespons dengan merespons protes formal kepada Duta Besar AS, menegaskan bahwa klaim semacam itu tidak dapat diterima. Frostadottir menegaskan bahwa kemerdekaan dan kedaulatan Islandia ditentukan oleh rakyatnya sendiri, bukan oleh pihak lain. Meskipun menyatakan tidak ada masalah lain dalam hubungan bilateral dengan AS, ia menekankan bahwa gurauan semacam ini tidak boleh dianggap sepele. Islandia juga menyatakan dukungannya kepada Greenland dan akan terus mempertahankan kerja sama dengan AS di bidang perdagangan dan pertahanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.05
Postingan Terbaru Trump Caplok Meksiko hingga Greenland
Detik.com · 8 September 2026 pukul 20.24
Islandia Panggil Dubes AS Buntut Trump Posting Peta 'Caplok' Wilayahnya
Berita terkait
Apakah AS Akan Mengebom Nuklir Iran? Ini Jawaban Trump
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 08.56
Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.04
Daftar Negara Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 07.25
Mohammed bin Salman Telepon Trump setelah AS Bersiap Mengebom Infrastruktur Energi Iran Secara Besar-besaran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 09.44