China Diduga Pasok Citra Satelit Pangkalan AS ke Iran, Trump Santai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons santai laporan yang menuduh pihak China memberikan citra satelit pangkalan militer AS di Yordania kepada Iran. Laporan The Wall Street Journal menyebutkan entitas asal China memasok citra tersebut sebelum dan sesudah serangan yang menewaskan tiga tentara AS pada 17 Juli lalu. Trump menyatakan bahwa praktik mata-mata antar negara merupakan hal yang lumrah dan tidak berbeda dengan aktivitas intelijen yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk AS sendiri.
Pemerintah China menolak tuduhan tersebut dan meminta bukti konkret dari pihak AS. Beijing juga menegaskan tidak ada keterlibatan perusahaan China dalam penyediaan citra satelit kepada Iran. Sebelumnya, AS telah menjatuhkan sanksi pada tiga perusahaan satelit berbasis di China yang diduga mendukung operasi militer Iran. China dikenal sebagai mitra ekonomi utama Iran, terutama dalam sektor minyak dan dukungan diplomatik.
Isu ini berpotensi mempertingkatkan ketegangan hubungan antara Washington dan Beijing, terutama menjelang kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Gedung Putih yang dijadwalkan pada 24 Desember 2025. Trump sebelumnya juga pernah memperingatkan China agar tidak menjual senjata kepada Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.00
Petaka di Depan Mata, Trump Kasih Komentar Tak Terduga Soal AI
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.32
Ancaman Bom Donald Trump, Mengapa Oman Kini Terancam?
Berita terkait
Apakah AS Akan Mengebom Nuklir Iran? Ini Jawaban Trump
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 08.56
Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.04
China Diduga Bantu Iran Intai Pangkalan AS, Trump: Kita Juga Memata-matai Mereka
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.48
Produsen asal China Bangun Pabrik Mobil di AS, Trump Sudah Bilang OK!
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 13.00