Tuna hingga Gurita Laris, Boga Bahari RI Raup Rp 3,49 T di JISTE 2026 Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelaku usaha boga bahari Indonesia meraih potensi transaksi sebesar USD 198,33 juta atau sekitar Rp 3,49 triliun pada ajang The 28th Japan International Seafood & Technology Expo (JISTE) 2026 di Tokyo. Komoditas unggulan yang diminati meliputi tuna, gurita, ikan kisu, ebi fry, cakalang, rajungan, serta berbagai produk olahan laut lainnya. Paviliun Indonesia diikuti oleh 14 perusahaan hasil kolaborasi Kemendag, KBRI Tokyo, BNI, BRI, dan ASEAN-Japan Centre.
Keberhasilan ini didukung oleh implementasi Protokol Perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) yang memberikan tarif nol persen bagi produk ikan olahan Indonesia. Salah satu pencapaian signifikan adalah penandatanganan MoU antara PT Nirvana Niaga Sejahtera dan Godai Co., Ltd. senilai USD 9,6 juta untuk pengembangan produk sashimi-grade yellowfin tuna loin. Sebagai catatan, nilai ekspor perikanan Indonesia ke Jepang pada Januari–Juni mencapai USD 173 juta.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Intensifkan Promosi Produk Perikanan di Jepang lewat JISTE 2026 Tokyo
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 12.00
Rumput Laut dan Agar-agar RI Bebas Tarif Tambahan AS, KKP Buka Peluang Ekspor
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 11.36
Momen Kapal Maleo Angkut LNG Donggi Senoro ke Jepang
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.37
Tok! Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Jadi 0%, KKP Ngegas Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.13