Ubah Rawa Jadi Kerajaan Properti, Pria Ini Cetak Kekayaan Rp 28 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9362308/original/050283100_1790770117-ChatGPT_Image_Sep_30__2026__07_08_28_PM.jpg)
Niranjan Hiranandani, putra dokter spesialis THT terkemuka Dr. L. H. Hiranandani, memilih tidak mengikuti jejak ayahnya dan justru membuktikan kemampuannya dalam tata kota modern. Setelah mengawali karier di dunia akuntansi dan mengajar, Niranjan memulai pengusahaannya pada akhir 1970-an dengan mendirikan pabrik tekstil kecil di Kandivali, Mumbai, sekaligus mencoba investasi di sektor real estat. Saat kedua bisnisnya mengalami krisis, ia memutuskan menjual unit tekstil untuk fokus sepenuhnya pada properti.
Momen krusial datang ketika Niranjan dan saudaranya, Surendra Hiranandani, menginvestasikan modal pada lahan rawa di Powai dan Thane, pinggiran Mumbai, pada dekade 1980-an. Dengan pendekatan inovatif, ia menciptakan konsep kota mandiri terpadu (integrated township) yang belum pernah ada di India sebelumnya. Hasilnya, Hiranandani Gardens di Powai dan Hiranandani Estate di Thane lahir, yang tidak hanya menawarkan perumahan tetapi juga sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, taman, dan infrastruktur modern.
Keberhasilan ini memperkuat posisinya sebagai pionir tata kota modern di India. Hingga kini, Forbes memperkirakan kekayaan bersih Niranjan antara US$ 1,4 miliar hingga US$ 1,6 miliar, atau sekitar Rp 28,6 triliun. Meski kaya raya, ia tetap tinggal di 'Kanta', sebuah bangunan enam lantai di Malabar Hill, Mumbai, yang dinamai untuk mengenang ibunya, dan dikenal bersikap sederhana serta sering naik kereta api lokal.
Bagikan
Berita terkait
Pengembangan Kawasan Menguatkan Aspek Keberlanjutan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.43
Utang Rp21 Triliun Bukan Beban? Robert Kiyosaki Ungkap Strategi Bangun Kekayaan
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 07.38
Mendadak Kaya dari AI, Pemuda Ini Beli Rumah Rp 1,2 Triliun
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.15
Konsumen Kini Tak Cuma Cari Rumah, Tapi Lingkungan yang Bisa Menjawab Kebutuhan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.47