Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Ucapan AHY Seakan Sentil Janji Jokowi Pulang ke Solo

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya, melainkan amanah rakyat yang memiliki batas waktu. Pernyataannya disampaikan dalam pidatonya memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, pada Sabtu (5/8/2026). AHY mengajak kader dan publik mengambil pelajaran dari 10 tahun pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang berhasil menjalankan transisi kekuasaan secara damai, demokratis, dan taat pada konstitusi dua periode. Menurut AHY, hak rakyat untuk memilih dan dipilih dalam pemilu tidak boleh dihalang-halangi, dan meski jabatan memiliki siklus datang dan pergi, tanggung jawab terhadap rakyat tidak pernah selesai.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai pesan AHY seakan diarahkan kepada faksi politik Solo, terutama mengingat aktivitas safari politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). AHY mengingatkan bahwa dulunya faksi kekuatan politik Solo pernah menyatakan tidak akan melanjutkan urusan politik setelah Jokowi lengser, sekaligus merujuk pada janjinya untuk kembali ke Solo sebagai rakyat biasa. Spekulasi ini muncul seiring pernyataan AHY yang menekankan pentingnya mengikuti konstitusi dan tidak memanipulasi kekuasaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait