352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Bakal Di-suspend
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

352 siswa SD di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, NTB, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengalami gejala seperti muntah dan pusing, lalu dilarikan ke tiga Puskesmas: Peringgarata, Mantang, dan Aik Darek. Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan MBG Lombok Tengah sedang memantau kondisi para korban, sebagian besar sudah pulang setelah mendapat penanganan medis.
Satgas menyatakan bahwa mitra Satuan Pengelola Pangan Gratis (SPPG) yang menyalurkan makanan kepada 352 siswa tersebut berpotensi dikenai sanksi suspend atau penutupan sementara. Sanksi ini akan diterapkan sebagai bahan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Durasi penangguhan sementara masih menunggu keputusan Badan Guru Nasional (BGN).
Ketua Satgas Program MBG NTB, Fathul Gani, menekankan bahwa langkah ini juga bertujuan memulihkan kepercayaan dan kondisi psikologis para penerima manfaat agar tidak traumatik mengonsumsi makanan MBG di lain waktu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.13
Mahfud MD Soroti Dapur MBG: Masak untuk 2.000 Anak Tiap Hari seperti Mantu Terus
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.56
352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 19.33
Pakar Dorong MBG Bikin Terobosan Pilot Project di Kantong Kemiskinan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.30
'Hari Ini Cuma 352 Anak yang Keracunan, Siap Lanjutkan MBG'
Berita terkait
Keracunan Massal MBG dari SPPG Pakisrejo, Hasil Lab Temukan Kontaminasi Bakteri
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 06.31
KSP: Kelalaian Pengelola SPPG Bisa Dipidana
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.13
Temuan Keracunan MBG Diproses Hukum, Legislator Dorong Investigasi Tiap Kejadian
Detik.com · 6 September 2026 pukul 07.34
Zulkifli Hasan Soroti Keterlambatan Distribusi MBG, SPPG yang Lalai Akan Diganti
VOI · 5 September 2026 pukul 15.00