Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis ke USD 454,8 Miliar per Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per Juli 2026 tercatat sebesar USD 454,8 miliar, naik tipis dari USD 454,5 miliar pada Juni 2026 dan meningkat 4,9% secara tahunan (YoY). Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan ULN publik, sementara ULN swasta justru terkontraksi 1,2% YoY menjadi USD 194,5 miliar. Sektor industri pengolahan, jasa keuangan, listrik, gas, serta pertambangan mendominasi 80,6% dari total ULN swasta.
ULN pemerintah mencapai USD 218,4 miliar, tumbuh 3,2% YoY akibat aliran masuk Surat Berharga Negara (SBN) internasional. Dana tersebut dialokasikan untuk sektor produktif, dengan porsi terbesar pada jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22,0%), administrasi pemerintah (20,7%), serta pendidikan (16,2%). Bank Indonesia menilai struktur ULN tetap sehat dengan rasio terhadap PDB sebesar 30,7% dan didominasi oleh utang jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.24
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.004 T
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.08
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,9 Persen Jadi Rp8.051,79 Triliun
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 15.27
BI: Utang luar negeri pada Juli 2026 capai 454,8 miliar dolar AS
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 13.45
Utang Luar Negeri Indonesia Sentuh Rp 8.041, 77 Triliun pada Juli 2026
Berita terkait
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bertambah, Kuartal II 2026 Tembus Rp8.062 Triliun
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.52
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis US$454,8 Miliar di Juli 2026
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 12.31
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.18
Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II 2026 Naik 4,4 Persen
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.12