Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,9 Persen Jadi Rp8.051,79 Triliun

Bank Indonesia melaporkan posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2026 mencapai US$454,8 miliar atau setara Rp8.051,79 triliun, tumbuh 4,9% secara tahunan. Rasio ULN terhadap PDB sebesar 30,7%, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan ULN publik, sementara ULN swasta mengalami kontraksi 1,2% (yoy) sebesar US$194,5 miliar. Pemerintah menekankan komitmennya untuk mengelola ULN secara prudent dan terukur, dengan hampir seluruhnya berupa utang jangka panjang yang mendukung sektor produktif seperti kesehatan, pendidikan, dan konstruksi.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa rasio utang pemerintah Indonesia masih aman di bawah 40% PDB, jauh di bawah batas 60% sesuai standar internasional. Beberapa lembaga pemeringkat seperti Fitch Ratings dan Moody's Investors Service baru-baru ini menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil ke negatif, namun tetap mempertahankan peringkat kredit yang ada. Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan ULN untuk menjaga stabilitas perekonomian dan optimalisasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait