Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.004 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2026 mencapai US$ 454,8 miliar atau sekitar Rp 8.004 triliun, tumbuh 4,9% secara tahunan. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan ULN publik, sementara ULN swasta justru mengalami kontraksi 1,2% menjadi US$ 194,5 miliar. Rasio ULN terhadap PDB tercatat sebesar 30,7%, yang menunjukkan struktur utang tetap sehat dan terkendali.
ULN pemerintah sebesar US$ 218,4 miliar tumbuh 3,2% karena aliran masuk Surat Berharga Negara (SBN) internasional. Dana tersebut dialokasikan ke sektor produktif, dengan porsi terbesar pada Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,0%), Administrasi Pemerintah dan Pertahanan (20,7%), serta Jasa Pendidikan (16,2%). Bank Indonesia menegaskan posisi utang relatif aman karena didominasi oleh pinjaman jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.08
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,9 Persen Jadi Rp8.051,79 Triliun
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.35
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis ke USD 454,8 Miliar per Juli 2026
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 15.27
BI: Utang luar negeri pada Juli 2026 capai 454,8 miliar dolar AS
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.20
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.042,91 T pada Juli 2026
Berita terkait
Utang Luar Negeri Indonesia Sentuh Rp 8.041, 77 Triliun pada Juli 2026
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 13.45
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis US$454,8 Miliar di Juli 2026
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 12.31
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.18
Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II 2026 Naik 4,4 Persen
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.12