Utang Paylater Masyarakat RI Tembus Rp 31,56 Triliun Pada Juli 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total utang masyarakat Indonesia melalui layanan paylater (BNPL) mencapai Rp 31,56 triliun per Juli 2026. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, nilai ini setara dengan 0,35% dari total kredit perbankan nasional. Meski porsinya masih relatif kecil, pertumbuhan kredit paylater cukup signifikan dengan kenaikan 31,22% secara tahunan (year-on-year).", "Dari sisi jumlah pengguna, OJK mencatat terdapat 33,50 juta rekening BNPL pada Juli 2026, naik dari 32,77 juta rekening pada Juni 2026 sebelumnya. Dian menyampaikan bahwa meskipun pertumbuhan ini menunjukkan minat yang tinggi masyarakat terhadap layanan pinjaman cepat ini, porsi paylater masih jauh di bawah kredit perbankan konvensional. OJK terus memantau perkembangan sektor ini untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dan perlindungan konsumen yang tepat.
Bagikan
Berita terkait
Garuda Indonesia Beri Opsi Refund-Kompensasi bagi Penumpang Terdampak Erupsi
kumparan · 7 September 2026 pukul 19.30
Semester I-2026, Biaya Fuel PTBA Naik 16%, Dampak B50 Disebut Kecil
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.20
OJK Catat Pembiayaan Tembus Rp513 Triliun, Modal Kerja Tumbuh 6,32%
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 19.19
7 Bandara Ditutup hingga 23.59 WIB, Ini Daftarnya
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.18