Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

OJK Catat Pembiayaan Tembus Rp513 Triliun, Modal Kerja Tumbuh 6,32%

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan mencapai Rp513,05 triliun hingga Juli 2026, dengan pertumbuhan 2,01% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh pembiayaan modal kerja yang naik 6,32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyatakan bahwa pertumbuhan piutang pembiayaan ini mencerminkan aktivitas industri yang masih berjalan positif.

Di sisi kualitas aset, OJK mencatat risiko pembiayaan tetap terjaga dalam batas yang ditetapkan regulator. Rasio non-performing financing (NPF) gross tercatat sebesar 3,03%, sementara NPF net berada di level 0,81%. Kedua rasio ini masih berada di bawah batas maksimum NPF sebesar 5% yang ditetapkan OJK.

Sementara dari sisi permodalan, perusahaan pembiayaan masih memiliki ruang yang cukup terhadap batas gearing ratio yang ditetapkan regulator. OJK mencatat gearing ratio industri berada di level 2,1 kali hingga Juli 2026, jauh di bawah batas maksimum 10 kali. Dengan pertumbuhan pembiayaan yang positif, risiko yang terkendali, dan permodalan yang sehat, OJK menilai profil risiko dan permodalan industri perusahaan pembiayaan masih terjaga hingga Juli 2026.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait