Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Utusan Khusus Presiden Hashim Sebut Pengembangan Biofuel Penting untuk Hadapi Gejolak Geopolitik

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya pengembangan bahan bakar nabati (biofuel) untuk mengatasi kerentanan ekonomi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah. Ketergantungan tinggi pada impor energi dari kawasan tidak stabil dinilai membuat rantai pasok energi nasional menjadi rapuh.

Sebagai langkah kemandirian energi, pemerintah fokus mengembangkan biodiesel B50 dan bioetanol E20. Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan B50 secara nasional, dengan target penyaluran 100 persen di seluruh SPBU pada Oktober 2026. Setelah B50, pemerintah akan mendorong penerapan E20 untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait