RI Sukses Buat BBM Baru B50, Jepang dan Eropa Sampai Mau Belajar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang mengimplementasikan campuran BBM solar dengan biodiesel 50% (B50) sejak 1 Juli 2026. Keberhasilan ini mendapat perhatian negara-negara seperti Jepang, Malaysia, dan Eropa yang ingin mempelajari skema teknis dan regulasinya. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyatakan bahwa Indonesia kini menjadi rujukan global dalam pengembangan bahan baku nabati berbasis kelapa sawit, melampaui capaian negara lain seperti Malaysia yang baru mencapai B20 dan Eropa yang hanya menggunakan 7% FAME.
Hingga 7 September 2026, penyaluran biodiesel nasional mencapai 10,69 juta kiloliter, termasuk 7,273 juta kiloliter B40 pada semester I-2026 dan 3,4 juta kiloliter B50 sejak Juli. Distribusi B50 telah mencapai 90% jaringan SPBU atau sekitar 6.050 lokasi, dengan 76 dari 104 titik serah terminal sudah aktif.
Implementasi B50 diproyeksikan memberikan penghematan devisa negara hingga Rp 170 triliun pada 2026, menyerap 2,1 juta tenaga kerja, dan meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit domestik hingga Rp 20,92 triliun. Kebijakan ini juga mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.30
6.050 SPBU Pertamina Sudah Distribusikan B50
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.57
Implementasi B50 Capai 94% hingga Awal September, Tersalurkan 3,4 Juta Kiloliter
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.14
ESDM Sebut 90 Persen SPBU Sudah Jual B50
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.59
B50 RI Bikin Jepang-Malaysia-Eropa Penasaran, Ada Potensi Hemat Rp 170 T
Berita terkait
94% SPBU di RI Sudah Salurkan BBM Baru Biodiesel B50
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.15
BPH Migas Sebut Distribusi B50 Berjalan Lancar dan Tak Rusak Mesin
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 10.39
Prabowo Sebut B50 Hemat Devisa 9,5 Miliar Dolar AS
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Prabowo: Swasembada Energi RI Mulai Kita Wujudkan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.38