Video: Strategi PTBA Jaga Kinerja di Tengah Dinamika Pasar Batu Bara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan peningkatan laba bersih 215% menjadi Rp2,64 triliun pada Semester I-2026, dengan pendapatan naik 7,7% (yoy) mencapai Rp22,03 triliun. Direktur Utama Bambang Ismawan menyatakan kinerja positif didukung oleh strategi efisiensi yang mengontrol stripping ratio batu bara dan overburden, serta kontribusi seluruh karyawan. Meskipun industri batu bara menghadapi lonjakan biaya produksi akibat kenaikan energi dan BBM, gejolak geopolitik global meningkatkan permintaan, sehingga diproyeksikan kinerja industri tetap positif. PTBA mempersiapkan strategi melalui perencanaan penambangan 40 hektare IUP dan memperkuat logistik menggunakan kereta api untuk mengatasi masalah angkutan serta menjaga penjualan tetap positif. Capaian ini bertujuan mencapai target produksi 48 juta ton pada 2026.
Bagikan
Berita terkait
Video: Bedah Bisnis Batu Bara PTBA Perkuat Ketahanan Energi Era Perang
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.05
Efisiensi Angkat Kinerja PTBA, Laba Semester I 2026 Melonjak 215% Jadi Rp2,64 T
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.30
Laba PTBA Meroket 215% Jadi Rp 2,64 Triliun, Ini Penopangnya
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.45
Semester I-2026, Bisnis Distribusi BBM Dorong Laba Elnusa Naik 29,2%
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.30