VinFast Indonesia dan Danamon Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT VinFast Trading Indonesia (VinFast Indonesia) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) resmi menandatangani Perjanjaran Kerja Sama Pembiayaan Dealer pada ajang GIIAS Jakarta 2026. Kemitraan ini memberikan dealer VinFast akses ke solusi pembiayaan kompetitif untuk modal kerja, pengadaan kendaraan, dan ekspansi jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Danamon menyediakan fleksibilitas dalam pengelolaan operasional dan persediaan kendaraan bagi dealer VinFast. Dukungan ini bertujuan memperkuat kapasitas finansial dealer seiring pertumbuhan VinFast, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. CEO VinFast Southeast Asia, Antonio Zara menekankan pentingnya kolaborasi dengan institusi lokal yang andal untuk memperkuat ekosistem mobilitas listrik di Indonesia. Danamon, sebagai bagian dari grup keuangan global MUFG, memiliki total aset Rp301,3 triliun dan 1.205 kantor cabang di seluruh Indonesia, mendukung kemampuan pembiayaan yang luas. Kemitraan ini juga membuka peluang untuk mengembangkan inisiatif strategis yang memberikan nilai tambah bagi dealer, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam percepatan transisi industri otomotif menuju elektrifikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.40
VinFast Indonesia dan Danamon Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di RI
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 18.30
Insentif Kendaraan Listrik Segera Meluncur, Airlangga: Anggarannya Sudah Ada
Berita terkait
Perkuat Ekosistem EV Indonesia, Danamon dan VinFast Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 20.11
Peluang dan Tantangan Sektor EV di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.49
Insentif Motor Listrik Sudah Diketok, Realisasi Masih Tunggu PMK
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.22
Kepemilikan Kendaraan RI Cuma 99 per 1.000 Orang, Kalah Jauh dari Malaysia dan Thailand
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.37