Viral Mal Dipasangi Pagar, Bos Lippo dan Pakuwon Beri Penjelasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312446/original/077806600_1785493024-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_17.11.01.jpeg)
Dua pemilik jaringan mal terbesar di Indonesia, James Riady (Lippo Group) dan Alexander Tedja (Pakuwon Group), angkat bicara soal viralnya pemasangan pagar pembatas di beberapa pusat perbelanjaan. Keduanya menegaskan kondisi keamanan nasional tetap kondusif dan pemasangan pagar bukan kebijakan perusahaan, melainkan inisiatif manajemen lokal yang bersifat terisolasi.
James Riady menjelaskan bahwa Lippo Group pernah memasang pagar saat kerusuhan masa lalu, namun pagar-pagar itu sudah lama dibongkar seiring membaiknya keamanan. Alexander Tedja memastikan pagar di Mal Kota Kasablanka (Kokas) akan segera dibongkar karena dianggap tidak diperlukan. Keduanya menekankan tidak ada alasan masyarakat merasa cemas terhadap kondisi sosial dan ekonomi.
James menambahkan industri mal justru sedang menikmati pertumbuhan sangat kuat, dengan permintaan ruang usaha tenant yang melampaui ketersediaan. Lippo Group saat ini mengelola 106 pusat perbelanjaan di lebih dari 29 kota dan terus melakukan ekspansi. Dia menilai permintaan tinggi dari para tenant menjadi bukti kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia yang tetap positif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.22
Pemilik Jaringan Mal Lippo dan Pakuwon Sepakat Bongkar Pagar Tinggi
Berita terkait
Ini Dia Konglomerat Pemilik Blok M Plaza, Kokas dan Gancit
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.19
Perkuat Teknologi Digital dan Ekspansi Kantor Baru, Linktown Kejar Omset Rp 3,5 T di 2026
JawaPos · 28 September 2026 pukul 11.46
Korsel Tuntut Ukraina Minta Maaf gegara Bocorkan Rahasia Tawanan Korut
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.05
Sinar Mas Land Dinobatkan sebagai Developer of the Year Indonesia 2026
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 18.41