WALHI Tak Terima El Nino Jadi Kambing Hitam Karhutla, Minta Korporat Pembakar Hutan Ditindak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

WALHI menolak mengkambinghitamkan kebakaran hutan di Sumatra, Kalimantan, dan Papua pada Agustus 2026 pada El Nino. Data WALHI mencatat 202.848 titik api, dengan Kalimantan Barat paling parah (4.472 titik), mayoritas di kawasan konsesi perusahaan. Kebakaran menyebabkan 259.297 korban ISPA, terutama di Sumsel. Di Papua, kebakaran terkait alih fungsi lahan untuk food estate sebesar 2,5 juta hektar. WALHI menuntut tindakan tegas terhadap korporasi pembakar hutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.05
Polda Sumsel Bagikan Ribuan Masker Kepada Pelajar dan Warga Terdampak Karhutla
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.52
Menhut Sebut Penanganan Karhutla di Riau Semakin Baik, Minta Jajaran Tak Lengah
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.12
Polri Terima 189 Laporan soal Karhutla di Indonesia, 89 Orang Jadi Tersangka
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.19
Kabuat Asap Karhutla Sebabkan 1.960 Kasus ISPA di Riau
Berita terkait
376 Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla di Pekanbaru
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.27
Kabut Asap Karhutla Sebabkan 1.960 Kasus ISPA di Riau
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.19
Karhutla Meluas, Legislator PKS Anggap Sistem Pencegahan Gagal
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.30
72.431 Kasus ISPA di Kalteng Imbas Karhutla, Terbanyak di Palangka Raya
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.29