376 Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla di Pekanbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat 376 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejak awal Agustus 2026, sebagian besar berkategori non-pneumonia, akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Gejala yang paling umum meliputi batuk, pilek, dan radang tenggorokan. Pada Juli 2026, jumlah kasus ISPA yang ditangani mencapai 5.325 kasus, dengan hanya 20 kasus pneumonia. Kepala Bidang P2P Dinkes Edi Satriawan menegaskan bahwa kondisi ini bertambah parah akibat fenomena El Nino yang meningkatkan suhu udara hingga 32 derajat Celsius. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan guna mengurangi paparan asap dan menjaga kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.59
Kalimantan Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Menhub Warning Maskapai Ini
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.22
Karhutla di Banjarbaru, Menkes Imbau Warga Pakai Masker & Pantau Kualitas Udara
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.02
Menhut Tinjau Penanganan Karhutla di Kalteng, Soroti Gambut yang Makin Kering
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 14.32
148,71 Hektare Hutan dan Lahan di Kalteng Terbakar, Picu 66.679 Kasus ISPA
Berita terkait
Kualitas Udara Pekanbaru di Level Berbahaya akibat Kabut Asap Karhutla
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.17
Siswa di Pontianak Sekolah Daring Imbas Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.53
Para Siswa di Singkawang Diminta Menggunakan Masker di Luar Ruangan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.22
Karhutla Riau Meluas di 8 Lokasi Akibat El Nino Godzilla
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.02