Wall Street Ditutup Melemah, Dipengaruhi Potensi The Fed Naikkan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street ditutup melemah pada Jumat (4/9) terkait laporan ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari ekspektasi. Data payroll Agustus menunjukkan penciptaan 162.000 lapangan kerja, jauh di atas perkiraan 56.000. Kenaikan kerja ini memicu ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga 25 basis poin pada September, dengan peluang 58,4 persen menurut CME FedWatch Tool. Ketiga indeks utama Dow Jones turun 0,51%, S&P 500 turun 0,38%, dan Nasdaq turun 0,29%. Meski melemah harian, indeks- indeks tersebut relatif stabil secara mingguan. Sektor consumer discretionary mengalami penurunan paling dalam, sementara industri dan teknologi mengalami kenaikan tipis. Lululemon Athletica saham turun 17,4 persen setelah memangkas proyeksi laba, Adobe turun 6,7 persen karena pergantian CEO.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 19.00
Pengusaha Sudah Mulai Hitung-hitung Upah Minimum 2027, Ada Bocoran Ini
Berita terkait
Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Cermati Data Tenaga Kerja AS
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.41
Wall Street Rebound Usai Sektor Saham Pilihan Kembali Dilirik Investor
kumparan · 3 September 2026 pukul 06.00
Wall Street Melemah di Tengah Lonjakan Harga Minyak Mentah
kumparan · 2 September 2026 pukul 05.59
Investor Cermati Potensi Kenaikan Suku Bunga, Wall Street Ditutup Melemah
kumparan · 1 September 2026 pukul 06.00