Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Wall Street Melemah, Imbal Hasil US Treasury Tembus Level Tertinggi Sejak 2007

Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (23/4) setelah data aktivitas bisnis AS yang dikukur oleh S&P Global Flash US Composite PMI Output Index naik ke 58,4 pada September, level tertinggi sejak Juli 2021. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan pesanan baru dan memunculkan kekhawatiran inflasi masih tinggi di atas target 2 persen The Fed. Imbal hasil obligasi AS melonjak ke level tertinggi dalam bertahun-tahun, dengan yield US Treasury 2 tahun mencapai 4,891 persen dan 10 tahun mencapai 5,106 persen, level tertinggi sejak 2007. Pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menekan inflasi. Gubernur Bank Sentral AS Michael Barr memberikan sinyal hawkish bahwa kenaikan suku bunga tambahan masih mungkin. Kenaikan yield ini menekan pasar saham, dengan Dow Jones turun 0,68 persen, S&P 500 melemah 0,75 persen, dan Nasdaq Composite terkoreksi 1,13 persen. Tekanan juga meluas ke pasar global, dengan STOXX 600 turun 0,44 persen dan MSCI global turun 0,73 persen, mengakhiri tren penguatan empat hari sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait