Wall Street Melemah, Investor Cermati Nvidia dan Data Inflasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup melemah pada perdagangan Senin (24/8), sementara Dow Jones naik. Penurunan dipicu oleh aksi jual saham teknologi, terutama sektor chip. Saham Nvidia turun 2,9 persen, Micron Technology anjlok 5,8 persen, dan Broadcom turun 2,6 persen. Indeks Philadelphia SE Semiconductor juga melemah. Tekanan tambahan datang dari kritik politik terhadap pembangunan pusat data AI, termasuk kebijakan Gubernur Texas Greg Abbott yang menyuspendensi persetujuan proyek pusat data baru. Di sisi lain, sektor keuangan menguat dengan saham JPMorgan naik 1,4 persen dan Visa menguat 3 persen. Pasar juga menantikan laporan kinerja Nvidia dan data inflasi AS, sementara yield Treasury 30 tahun tetap di atas 5 persen. Kehawatiran terhadap utang pemerintah AS mendorong yield ke level tertinggi dalam 19 tahun, sebelum langkah dukungan dari Departemen Keuangan. Investor menunggu pidato Federal Reserve di simposium Jackson Hole dan laporan PCE yang dijadwalkan rilis pada Rabu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 09.06
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544
Berita terkait
Wall Street Rebound, tetapi Saham AS Tetap Melemah Sepekan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 06.06
Bursa Asia Menguat, Mengekor Wall Street
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.30
Kospi Anjlok Hampir 5 Persen, Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi AS
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.30
Wall Street Melemah, Saham Teknologi Tertekan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 06.14