Kospi Anjlok Hampir 5 Persen, Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Kospi Korea Selatan anjlok hampir 5 persen atau turun 341,06 poin menjadi 6.528,77 pada pembukaan perdagangan Rabu, 19 Agustus. Penurunan ini dipicu aksi jual saham teknologi di Wall Street yang membuat Dow Jones turun 0,22 persen, S&P 500 melemah 0,69 persen, dan Nasdaq Composite anjlok 1,33 persen.
Tekanan pasar semakin diperberat oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun ke level tertinggi sejak 2007, serta kenaikan harga minyak akibat kebuntuan upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan kekhawatiran bahwa harga energi yang tinggi dapat membuat inflasi tetap tinggi, sehingga mengguncang sentimen investor secara global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 06.00
Wall Street Melemah, Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.30
Bursa Asia Menguat, Mengekor Wall Street
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 06.03
Wall Street Menguat Ditopang Saham Sektor Kesehatan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 06.14
Wall Street Melemah, Saham Teknologi Tertekan
Berita terkait
Wall Street Melemah Dibayangi Suku Bunga-Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS
kumparan · 30 September 2026 pukul 06.10
Wall Street Menguat, Saham Teknologi dan AI Jadi Penopang Pasar
kumparan · 28 September 2026 pukul 06.10
Indeks Anjlok 1,20%, Ditutup di Level 6.298,60
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.16
Wall Street Melemah, Imbal Hasil US Treasury Tembus Level Tertinggi Sejak 2007
kumparan · 24 September 2026 pukul 06.13