Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wamendag Ungkap Ekspor Makanan Olahan RI Kalah Jauh dari Thailand

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyatakan bahwa nilai ekspor makanan olahan Indonesia pada 2025 mencapai US$6,25 miliar, berada di peringkat keempat di ASEAN. Posisi ini jauh tertinggal dibandingkan Thailand yang mencatat US$17,69 miliar, serta Vietnam (US$8,89 miliar) dan Singapura (US$6,5 miliar). Meskipun Indonesia termasuk lima besar, Roro menekankan perlunya peningkatan kualitas produk agar dapat bersaing di pasar internasional yang memiliki standar masing-masing.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nasional pada 2026 sebesar 5,3-6,9 persen, dengan proyeksi mencapai US$315 miliar. Sektor makanan dan minuman (F&B) menjadi bagian penting dari target ini. Untuk mendukung penetrasi pasar ekspor, Kemendag mengandalkan jaringan 33 perwakilan di luar negeri melalui Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) sebagai jembatan antara pelaku usaha lokal dan calon pembeli internasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait