Wamendag Keluarkan Jurus Ini Kejar Target Ekspor RI US$315 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia sebesar 5,3%-6,9% pada 2026, dengan proyeksi nilai ekspor mencapai US$315 miliar. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyatakan target ini didukung oleh peningkatan kinerja ekspor, yang pada Juni 2026 mencapai US$25,4 miliar, naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia hingga Juni 2026 telah mencapai US$135,2 miliar, tumbuh 4% YoY.
Strategi utama pemerintah untuk mencapai target ini adalah memperkuat kualitas produk dalam negeri, khususnya di sektor makanan dan minuman (F&B) yang dianggap memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Roro menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk agar dapat memenuhi standar yang berbeda di setiap negara, sekaligus memanfaatkan pasar domestik yang besar dengan populasi sekitar 290 juta jiwa.
Pemerintah berperan sebagai jembatan antara pelaku usaha dan pasar internasional, dengan tujuan agar produk Indonesia tidak hanya berhasil di pasar dalam negeri tetapi juga dapat menembus etalase dunia. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dianggap kunci untuk mengembangkan potensi yang dimiliki Indonesia menjadi kekuatan di pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 12.26
Wamendag: Ekspor F&B masuk lima besar ASEAN
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.07
Wamendag Ungkap Ekspor Makanan Olahan RI Kalah Jauh dari Thailand
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 18.01
Art Toys RI Berpeluang Cuan Rp 17 Miliar dari Pasar Korea Selatan
Berita terkait
Semester I 2026, Campuspreneur Cetak Wirausaha Muda Siap Ekspor
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.58
Timur Tengah Ditarget Jadi Pasar Produk Mamin Halal RI, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.55
Bali Ekspor Salak Gula Pasir ke Tiongkok, Wamendag & Koster Berpesan
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.12
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05