Kemenkes dirikan RS lapangan aman dari gempa susulan di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons cepat krisis kesehatan pascagempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mendirikan dua rumah sakit (RS) lapangan berbasis tenda udara (inflatable) guna memastikan tindakan operasi yang aman dari gempa susulan. Hingga Rabu (26/8), bencana ini telah merenggut 105 nyawa, dengan 385 korban luka berat yang masih dirawat intensif, 1.287 orang mengalami luka ringan, dan lebih dari 185 ribu warga tersebar di 444 titik pengungsian. RS lapangan didirikan di Aeramo (Kabupaten Nagekeo) dan RSUD Ruteng (Kabupaten Manggarai) akibat kerusakan fasilitas kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.27
Kemenkes Butuh Rp 200 M untuk Bangun Ulang 2 RS yang Rusak Imbas Gempa NTT
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 18.29
Menkes Sebut Buka Donasi untuk NTT: DPR yang LHKPN Besar Boleh Bantu
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.14
Pemulihan Pascabencana Gempa Bumi, Kementerian ESDM Kirim 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan di NTT
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.10
Prabowo Minta Jajaran Fokus Layani Rakyat NTT, Hindari Seremonial Pejabat
Berita terkait
Bahlil Akan Kirimkan 48 Unit Genset ke NTT untuk Puskesmas
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.28
Prabowo Minta Sekolah di Nagekeo Segera Buka, Tenda Jadi Pilihan Sementara
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 15.50
Prabowo Ungkap Alasan Baru Kunjungi NTT: Beri Kesempatan Semua Instansi untuk Melayani Rakyat Langsung
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 14.35
Update Penanggulangan Gempa Bumi NTT, Jumlah Korban Meninggal Dunia jadi 100 Orang
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.19