Warga Jabungan Semarang Kesulitan Air Bersih, Sumurnya Asin dan Tak Layak Diminum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Musim kemarau menyebabkan kesulitan air bersih bagi warga RW 03 Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Selama bertahun-tahun, air sumur di wilayah ini terasa asin dan tidak memenuhi standar air minum, sehingga hanya digunakan untuk mandi dan mencuci. Ketua RW 03, Karyitno, menyatakan bahwa kualitas air tanah telah lama menjadi masalah, dengan hasil pemeriksaan menunjukkan air tidak layak dikonsumsi. Warga berharap dapat memperoleh air yang benar-benar aman untuk diminum, bukan hanya untuk keperluan sehari-hari. Karena kualitas air yang buruk, sebagian besar penduduk harus membeli air galon setiap hari untuk kebutuhan minum, sementara dalam situasi darurat beberapa orang masih menggunakan air sumur. Air yang asin meninggalkan endapan putih pada peralatan memasak, menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan, seperti yang dialami Karyitno ketika kerak putih menumpuk di ketel air akibat air yang digunakan untuk memasak. Kondisi ini memperlihatkan tantangan serius dalam akses air bersih dan aman di Jabungan, Semarang.
Bagikan
Berita terkait
Kemenkes Catat 174 Ribu Kasus ISPA Imbas Karhutla, 40 Ribu Balita
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.52
13 Dampak Negatif Sering Bangun Siang
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 19.45
68 Ribu Kasus ISPA Terkait Abu Anak Krakatau, Kemenkes Siagakan 830 Puskesmas
kumparan · 10 September 2026 pukul 21.00
Gelombang Akustik dan Abu Erupsi Anak Krakatau: Mekanisme dan Dampak
kumparan · 8 September 2026 pukul 13.30