68 Ribu Kasus ISPA Terkait Abu Anak Krakatau, Kemenkes Siagakan 830 Puskesmas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan mencatat 68.919 kasus ISPA kumulatif di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, tersebar di empat provinsi dan 23 kabupaten/kota. Dari total kasus tersebut, 14.439 kasus terjadi pada anak usia 0-5 tahun, sementara 54.480 kasus pada usia di atas 5 tahun. Pada 8 September 2026, tercatat 17.780 kasus ISPA baru.
Untuk menangani situasi ini, Kemenkes menyiagakan 830 puskesmas dan 413 rumah sakit di wilayah terdampak, serta menyiapkan layanan 119 di kabupaten/kota yang terkena dampak. Juru Bicara Kemenkes Widyawati menyampaikan bahwa bantuan berupa oksigen konsentrator, masker, obat-obatan, dan BMHP juga telah disalurkan. Sebanyak 10 oksigen konsentrator dikirim ke Lampung dan 20 unit lainnya ke Banten.
Widyawati mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker sebagai perlindungan dari abu vulkanik. Bagi yang tidak perlu, disarankan untuk tidak keluar rumah guna meminimalkan paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 21.10
Ketika Soekarno-Hatta Hening Karena Abu Anak Krakatau
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.09
BMKG: Udara di Lampung, Banten hingga DKI Sudah Bersih Abu Vulkanik
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.50
113.336 Kasus ISPA Tercatat di Wilayah Terdampak Karhutla
Detik.com · 10 September 2026 pukul 12.51
KDM Nyatakan Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif Imbas Erupsi GAK
Berita terkait
BMKG: Sebaran Abu Anak Krakatau Kini Tak Lagi Terdeteksi, Kondisinya Bersih
kumparan · 10 September 2026 pukul 17.58
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda: DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.31
Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauh, Wilayah Jabodetabek dan Banten Kondusif
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 11.39
Atasi Abu Vulkanik, Pemerintah Kota Jakarta Pusat Semprotkan Water Mist
VOI · 8 September 2026 pukul 21.15