Warga RI Doyan Pakai Paylater, Ini Buktinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater di Indonesia terus meningkat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat baki debet paylater perbankan hingga Juni 2026 mencapai Rp 30,71 triliun dengan pertumbuhan 33,54% year-on-year. Jumlah rekening paylater perbankan juga mencapai 32,8 juta rekening dengan rata-rata baki debet sekitar Rp 940 ribu per rekening. Meski terus bertumbuh, porsi paylater terhadap total kredit perbankan masih relatif kecil, yakni hanya 0,34%.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi proses persetujuan membuat paylater semakin diminati masyarakat sebagai alternatif pembiayaan konsumtif dibandingkan kartu kredit. Ia menambahkan bahwa perilaku konsumsi generasi muda menunjukkan kecenderungan menjadikan cicilan berbunga jangka pendek sebagai bagian dari gaya hidup.
Dari sisi kualitas pembiayaan, risiko kredit paylater perbankan masih terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,36%, turun dari 2,50% pada Mei 2026. Pertumbuhan baki debet paylater didorong terutama oleh bank KBMI 1 dan KBMI 3 yang mampu mencatat pertumbuhan double digit. Namun laju pertumbuhan sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 37,72%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.00
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.131 Triliun
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 20.59
Utang Paylater di Bank Tembus Rp30,71 Triliun, Rata-rata per Rekening Rp940.000
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.25
OJK Ungkap Rata-Rata Utang Paylater di Bank Rp 940 Ribu
Berita terkait
Kredit Bank Tumbuh, Pembiayaan Daring Melonjak 7 Kali Lipat
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.45
Utang Non Bank Makin Diminati Warga Pinjol hingga Paylater Laris Manis
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.17
Prabowo Kumpulkan Bos OJK dan Tim Ekonomi di Hambalang, Ini yang Dibahas
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 16.44
Baru 30,67 Juta Peserta, Dana Pensiun di Indonesia Punya Ruang Tumbuh Besar
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 10.30