Warren Buffett Beli Bisnis Listrik 26 Tahun Lalu, Siapa Sangka Kini Jadi Lumbung Cuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7636880/original/008140100_1780426248-Berkshire_Hathaway.jpeg)
Berkshire Hathaway, milik Warren Buffett, mendapat keuntungan besar dari lonjangan permintaan energi akibat perkembangan AI. Pada tahun 2000, Buffett membeli MidAmerican Energy, perusahaan utilitas di Iowa dan Midwest, tanpa memperkirakan tren AI. Kini, 8% beban energi Berkshire di Iowa diserap pusat data AI. Selain MidAmerican, Berkshire juga memiliki NV Energy di Nevada dan Precision Castparts, produsen komponen turbin. Kebutuhan listrik AI yang besar membuat infrastruktur energi menjadi aset berharga. Buffett menanamkan modal pada perusahaan bermutu tinggi yang tidak tergantung tren pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 21.45
Warren Buffett Mundur dari Berkshire Hathaway, Putranya Jadi Chairman
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 06.00
Warren Buffett Tinggalkan Kursi Ketua Berkshire Setelah 60 Tahun
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.15
Hashim Resmi Kelola Blok Migas Natuna D-Alpha, Segini Potensinya
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.35
Pakai AI Bikin Boros Air dan Listrik, Wamen Stella Bilang Indonesia Justru Punya Peluang
Berita terkait
Warren Buffett Mundur dari Chairman Berkshire!
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.30
Warren Buffet Pensiun dari Chairman Berkshire usai 56 Tahun Menjabat
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.59
Berapa Banyak Air yang Dihabiskan untuk Satu Pertanyaan ke AI?
Detik.com · 21 September 2026 pukul 06.16
Wamen Stella Bicara AI yang Rakus Listrik dan Air
Detik.com · 20 September 2026 pukul 12.14