Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

WRI Soroti Tantangan Industri Hijau, dari Tailing Nikel hingga EUDR

Indonesia berada di persimpangan jalan kritis dalam transformasi ke ekonomi hijau, khususnya pada hilirisasi nikel sebagai komoditas transisi energi. Namun, pertumbuhan industri ini menimbulkan tantangan lingkungan yang serius. World Resources Institute (WRI) Indonesia menyoroti risiko limbah dari pembuatan nikel menggunakan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Analisis Energy Shift Institute (ESI) memperkirakan fasilitas HPAL di Indonesia dapat menghasilkan sekitar 1,4 miliar ton tailing berbahaya hingga 2035, atau sekitar sepuluh kali lipat dari volume saat ini. WRI menekankan perlunya tata kelola tailing yang kuat, terutama mengingat geografi Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi dan aktivitas seismik, yang meningkatkan kompleksitas pengelolaan limbah tersebut.

Berita terkait