Airlangga: Ekonomi Hijau Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2-3%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9361157/original/096438000_1790679593-IMG_7420.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan ekonomi hijau dapat menambah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 2-3% melalui peningkatan investasi, pembangunan energi bersih, dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 dengan investasi Rp 2,258 triliun serta percepatan energi terbarukan hingga 100 GWp dalam 2-3 tahun. Sektor ekonomi hijau diperkirakan menyerap 5,3 juta tenaga kerja pada 2029 dan mempercepat capai target emisi nol bersih 2060. Pengembangan panel surya, smart grid 47.758 km, serta pembiayaan transisi energi melalui green bond dan dukungan US$ 20 miliar juga menjadi fondasi perekonomian digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.03
Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi Jadi Strategi Pertumbuhan Ekonomi RI
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 21.27
Harga Minyak Bergejolak, Investasi Transisi Energi Kian Menarik
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 18.52
Target Pertumbuhan RI 2027 6%, Airlangga: Ini PR-nya Menteri Investasi
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 18.51
Tingkatkan Daya Saing, INALUM Kenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia
Berita terkait
Pembangunan PLTS 100 GWp dalam 3 Tahun Dinilai Realistis
JawaPos · 26 September 2026 pukul 16.30
Waka MPR Tekankan Pentingnya Percepat Realisasi Program PLTS 100 GW RI
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.57
Eddy Soeparno Bicara Urgensi Kebut Realisasi PLTS 100 GW di New York
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.52
Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.130 Triliun, Danantara Turun Tangan
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.15