Yen Menguat Tajam Usai Pejabat Jepang Soroti Pelemahan Mata Uang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262853/original/066200900_1781850563-107139155-1666426301839-gettyimages-1243511682-AFP_32K492Z.webp)
Nilai tukar yen Jepang menguat tajam hingga 1,2% ke level 156,94 per dolar AS, mencatat penguatan harian terbaik dalam tiga pekan. Kenaikan ini dipicu oleh diskusi antara pejabat Jepang dan Amerika Serikat mengenai pelemahan mata uang yen. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyebut nilai tukar yang terlalu rendah sebagai masalah, yang meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan intervensi pemerintah.
Sebelumnya, yen tertekan akibat selisih suku bunga yang lebar antara AS dan Jepang serta ketidakpastian kebijakan Bank of Japan. Namun, koordinasi erat antara AS dan Jepang kini memberikan sentimen positif. Sebagai referensi, pemerintah Jepang sebelumnya telah menghabiskan rekor 15,4 triliun yen (sekitar US$ 97,4 miliar) hingga 26 Agustus untuk melakukan intervensi pasar guna menopang nilai mata uang mereka.
Bagikan
Berita terkait
Rupiah Dibuka Menguat Jelang Pengumuman BI Rate
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 09.18
Ramai-Ramai Bos Perusahaan Jepang Beri Warning, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.40
AS Borong Yen Jepang untuk Pertama Kali dalam Satu Dekade, Ada Apa?
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.36
Yen Tiba-Tiba Melonjak, Pasar Bersiap Hadapi Intervensi Lanjutan
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.32