Yen Tiba-Tiba Melonjak, Pasar Bersiap Hadapi Intervensi Lanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262855/original/080771900_1781850637-YEN_1655100673.jpg)
Nilai tukar yen melonjak lebih dari 1% terhadap dolar AS pada Senin, 3 Agustus 2026, mencapai level 155,20, posisi terkuat sejak awal Mei. Hal ini terjadi setelah Tokyo mengonfirmasi intervensi pembelian yen yang terkoordinasi dengan Amerika Serikat pekan lalu. Lonjakan ini membuat pelaku pasar bersiap menghadapi kemungkinan intervensi lanjutan dari otoritas Jepang untuk menopang yen.
Para ahli pasar memberikan berbagai tanggapan. Chandreesh Jain dari BNP Paribas menyatakan sulit memastikan intervensi pada hari itu, namun pelaku pasar menutup posisi long dolar/yen. Sementara itu, Yuji Santo dari SBI FX Trade Japan mengindikasikan penurunan tajam disebabkan oleh intervensi tambahan. Jepang dan AS menegaskan akan melanjutkan kerja sama intervensi untuk memperkuat yen.
Meskipun demikian, Tsuyoshi Ueno dari NLI Research Institute menekankan bahwa fundamental yang menekan yen belum berubah. Ia memperkirakan apresiasi yen tidak akan berlanjut kecuali Bank of Japan menaikkan suku bunga secara agresif. Selain itu, jika pelemahan yen terus berlanjut meskipun risiko suku bunga AS berkurang, AS mungkin akan mengurangi kerja sama ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 15.40
AS Turun Tangan Selamatkan Yen Jepang, Ada Ancaman Besar Apa?
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.36
Trump Turun Tangan Bantu Jepang Kerek Yen Lawan Dolar AS
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 11.45
AS-Jepang Dilaporkan Intervensi Yen, Pertama dalam 30 Tahun
Berita terkait
Jepang dan AS Kompak Selamatkan Yen, Intervensi Bersama dalam 15 Tahun
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 22.00
Intervensi AS-Jepang Mulai Kehabisan Tenaga, Yen Kembali Lesu
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.15
Jepang Pangkas Pajak Makanan Jadi 1% Mulai Tahun Depan
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.34
AS Borong Yen Jepang untuk Pertama Kali dalam Satu Dekade, Ada Apa?
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.36