Zulhas Tawari Pengusaha Investasi di Koperasi Merah Putih hingga PSEL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5204944/original/045984900_1746029198-IMG-20250430-WA0046.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengajak dunia usaha untuk berinvestasi melalui program strategis pemerintah guna memperkuat ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi. Program utama meliputi pembangunan Koperasi Desa Mandiri Pedesaan (KDMP) yang ditujukan sebagai simpul ekonomi desa, menghubungkan petani, koperasi, pelaku usaha lokal, dan pasar luas. Lebih dari 30.000 koperasi desa telah terbentuk, dengan target 35.872 gedung KDMP rampung pada Agustus 2026 dan operasional dimulai September 2026 untuk mendukung distribusi pangan, penyerapan hasil pertanian, dan penyaluran bantuan pemerintah.
Di sektor kelautan, pemerintah mengembangkan Kampung Nelayan Mandiri (KNMP) di wilayah pesisir dengan pendekatan terintegrasi hulu-hilir. Target pembangunan 1.386 KNMP pada 2026, dengan 65 KNMP tahap pertama yang selesai pada April 2026. Program ini membuka peluang investasi pada fasilitas cold storage, logistik, pengolahan hasil laut, dan pemasaran produk perikanan agar nelayan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik.
Selain itu, pemerintah mempercepat pengembangan 33 fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi pengelolaan sampah dan penyediaan energi alternatif berkelanjutan. Target pencapaian PSEL dapat mengurangi timbulan sampah hingga 33.000 ton per hari pada 2029. Zulhas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha agar program strategis nasional tidak hanya berjalan sebagai kebijakan, tetapi menjadi peluang investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penggerak ekonomi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.10
Saling Melengkapi, Jateng-Kaltim Kantongi Potensi Ekonomi Kerja Sama Rp 20,2 Triliun
Berita terkait
RAPBN 2027: Jaga ketahanan pangan, nyalakan kemandirian energi
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.38
Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.19
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
PLN Butuh Rp 627 Triliun untuk Bangun PLTA 11,7 GW
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.30