Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan skema pengembangan industri bioetanol nasional untuk memperkuat kemandirian energi. Program ini menargetkan lahan 1 hingga 2 juta hektar dengan fokus pada tiga komoditas utama: tebu, ubi kayu, dan jagung. Pemerintah berperan menjamin kepastian lahan dan legalitas kawasan guna menarik investasi.
Pembiayaan akan bersinergi antara BUMN dan swasta, dengan estimasi proporsi 30% BUMN dan 70% swasta. Pemerintah mewajibkan keterlibatan masyarakat minimal 30% dalam ekosistem usaha untuk mencegah monopoli. Program ini diproyeksikan menciptakan 8 juta lapangan kerja permanen dan mendukung implementasi E20 pada 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.00
Dedi Mulyadi Minta Pasokan Air Data Center BDx Jatiluhur Rp3,5 Triliun Tak Ganggu Petani
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 18.15
Airlangga: Ekonomi Hijau Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2-3%
JawaPos · 29 September 2026 pukul 17.30
Implementasi RUPTL Bisa Datangkan Investasi Rp2.133 Triliun
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 21.27
Harga Minyak Bergejolak, Investasi Transisi Energi Kian Menarik
Berita terkait
Kaya Bahan Baku, Muara Enim Diproyeksi Jadi Pusat Industri Bioetanol
kumparan · 28 September 2026 pukul 04.00
Awas Rencana Besar Bioetanol Cuma Mimpi, Sosok Ini Tunjuk Akar Masalah
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.15
Amran Siapkan 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 10.20
Mentan Amran siapkan 2 juta hektare untuk pengembangan bioetanol
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 22.41