Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060

Pemerintah Indonesia memperkirakan kebutuhan investasi Rp17,892 triliun (US$1 triliun) untuk pembangunan pembangkit dan jaringan energi terbarukan (EBT) hingga 2060. Investasi ini mendukung transisi energi dan pertumbuhan ekonomi 8 persen, sekaligus memenuhi kebutuhan listrik nasional yang diproyeksikan mencapai 600 TWh dengan konsumsi 2.000 kWh per kapita pada 2030. Infrastruktur kelistrikan yang ditingkatkan meliputi transmisi, interkoneksi, penyimpanan energi, dan rencana green super grid 70.000 km hingga 2040. Target interkoneksi antarpulau (Sumatera-Jawa) dapat tersambung pada 2032-2035. Kapasitas industri modul surya nasional mencapai 11 GW per tahun. Perubahan harga energi berdampak pada biaya produksi, namun transisi rendah karbon membuka peluang pertumbuhan PDB 0,21-0,25 persen per tahun.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait